Arsitektur Modern


Jasa Arsitek Semarang – Arsitektur Modern dapat diartikan sebagai pernyataan jiwa dari suatu massa, yang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan sosial dan ekonomi yang ditimbulkan pada zamannya, yaitu dengan mencari keharmonisan dari elemen modern serta mengembalikan arsitektur pada bidang yang sebenarnya (ekonomis, sosiologis, dan kemasyarakatan).

Arsitektur Modern adalah hasil dari pemikiran baru mengenai pandangan hidup yang lebih manusiawi, seperti moralis, nasionalis, materialis, standarisasi serta jujur, yang diterapkan dalam bentuk fisik bangunan. Pelopor Arsitektur Modern adalah : Adolf Loos, Alvar Aalto, Frank Lloyd Wright, I. M. Pei, Le Corbusier, Louis Kahn, Louis Sullivan, Ludwig Mies van der Rohe, Oscar Niemeyer, Otto Wagner, Peter and Alison Smithson, Philip Johnson, Ralph Tubbs,Walter Gropius.

 

 

Kategori dan Unsur Arsitektur Modern

Fungsi (Function)

Sekitar abad 20-an, arsitektur modern menyatakan bahwa bentuk ditentukan oleh fungsi yang dipenuhi dan bentuk total bangunan berdasarkan keseluruhan fungsi yang ditampung. Namun para ahli menyatakan bahwa fungsi saja tidak cukup. Disamping itu, pembenaran dari arsitektur baru adalah dengan fungsi baru yang muncul dan fungsi lama yang berubah, kesadaran mulai timbul, fungsi tua juga dalam transformasi. Arsitek terlibat langsung dalam proses aktivitas sehari-hari. Hal ini menjadi pertimbangan  bagi arsitek untuk memikirkan ulang  dari dasar seni mereka.

Slogan Le Corbusier “the house-a machine to live in” atau “rumah sebagai mesin untuk tempat tinggal”. Slogan ini sangat radikal dan kerap disalahartikan. Terdapat dua hal yang dimaksud Le Corbusier, pertama sebuah rumah yang menyerupai mesin yang murah, standard, dilengkapi dengan baik, dan perawatan mudah. Tapi Ia juga mengartikan sebuah rumah yang menyerupai mesin yang radikal cocok untuk kebutuhan, dan dirancang dengan kejujuran.

Le Corbusier menggunakan ukuran dengan sistem modul berdasarkan dari figur manusia ideal, yang merubah pandangan arsitek modern tentang fungsi dan bagaimana mendesignnya.

Bentuk (Form)

Bentuk dalam arsitektur modern merupakan periode yang membingungkan bagi para praktisi, karena tidak ditentukan dan dibentuk dari fungsi maupun material yang dipakai.

Idealnya, bentuk, fungsi, dan konstruksi harus muncul menjadi satu kesatuan dan muncul menjadi bentuk yang khusus dan mendapatkan solusi yang tepat agar menghasilkan bentuk yang spesifik; kritik plagiatisme pada arsitektur modern bukannya tidak menghargai individualitas, tapi setiap bangunan merupakan problem yang unik dalam tapaknya, lingkungan, dan menghasilkan solusi yang unik. Solusi-solusi yang unik umumnya layak karena teknik-teknik konstruksi modern menjadikan semua bentuk mungkin untuk dibangun.

Arsitektur modern pada dasarnya masih melakukan pengulangan bentuk-bentuk rasional pada awal abad 20 di mana fungsi masih menjadi inspirasi utama, dan pada masa kini bebas dalam mengembangkannya.

Kemudian pemanfaatan material dan teknik konstruksi yang baru. Jika material baru tidak dapat ditentukan dengan tegas dalam menetapkan bentuk-bentuk arsitektur modern, muncul pemikiran baru tentang struktur yang tergantung pada tempat. Dan ini saatnya untuk mempelajari hubungan antara ide dan material dalam konstruksi modern.

Konstruksi (Construction)

Di Paris pada abad ke-20, arsitektur modern dianggap dipengaruhi dari beton bertulang. Bangunan yang dapat disebut arsitektur modern yaitu tidak ada beton yang terlihat, permukaannya dilapisi dan dicat seluruhnya untuk menyembunyikan bahwa bangunan dibuat dengan berbagai macam material seperti batako, kotak belangga dan batu bata. Bangunan lokal umumnya tidak menggunakan konstruksi ini. Modernitas suatu bangunan terletak pada perencanaan fungsi, bentuk-bentuk eksteriornya dan tersebar secara merata pada permukaannya untuk menyembunyikan material yang tidak modern pada struktur yang telah dibangun.

Bangunan rumah diproduksi secara massal dibuat di pabrik dari bahan modern ringan. Beberapa kemampuan struktur menular pada bangunan lain yang dibangun, atau dibangun dari bahan yang sama.

Pergerakan modern memiliki dampak yang signifikan pada 1950, di mana pada saat ini menimbulkan suatu perlawanan terhadap kemurnian persegi sehingga muncul generasi baru yang mendukung prinsip konstruksi baru yang terjadi secara kebetulan yang menyebabkan pergerakan modern menjadi gempar karena itu. Tetapi muncul sesuatu yang baru lagi dalam situasi ini, aplikasi dari teknik yang baru dari pemikiran struktur kurva yang akhirnya membuat terobosan yang massal.

 

Dengan kata lain ketika jenis bentuk baru dan jenis rencana yang diinginkan, konstruksi berada disana untuk mencapai hal itu, Besi dan kerangka beton dengan penyangga kecil yang dimilikinya dan bentang lebar maka kemampuannya untuk berdiri sedikit pada dasar, jalan straddle, cantilever dan menggunakan bahan batu solid sampai kaca untuk kulit bangunan.

Pada waktu yang sama, kemampuan bahan sederhana lainnya untuk menghasilkan struktur canggih sedang ditunjukkan di Milan, di mana di Triennale kesepuluh, diperlihatkan dua kubah Buckminster Fuller terbuat dari lembaran karton dipotong dan dicetak. Shuttering Candela menandai zaman, beton harus dituangkan dalam cetakan kayu, yang termurah adalah membuatnya dari papan lurus, dan beton berbentuk persegi. Bahkan jika dilakukan dengan baik dapat membentuk kubah multi lengkung tapi shuttering kurva mahal. Candela menunjukan bahwa dengan memilih bentuk geometris yang tepat bisa mendapatkan bentuk tiga dimensi kompleks melengkung dari papan shuttering sederhana.

Perkembangan kemampuan struktur disebabkan karena pemikiran, bukan material baru. Beton bertulang berjuang kembali dengan sistem baru, serta bentuk ringan, kayu di papan laminas, membangun balok dan panel dari logam dan plastik. Metode baru analisis struktur plastik memberi kehidupan baru untuk frame baja.

Ionel Schein menyarankan bahwa bentuk plastik sedang diciptakan dengan material lain, tapi bahan-bahan baru tidak lagi berfungsi untuk menjelaskan apa yang baru tentang arsitektur modern.

Ruang (Space)

Satu hal yang tak dapat disangkal tentang arsitektur modern adalah kesadaran dalam memanipulasi ruang. Dalam sejarah, ruang hanya di dalam struktur (diluar hanya alam, ketidakaturan dan tidak dapat diukur). Ruang pada zaman barok mengakui ketidakterbatasan, dilambangkan dengan tanda salib yang memfokuskan pemandangan, cahaya yang jatuh di altar pada akhir nave gelap.

Dasar ruang dari konsep arsitektur modern muncul yang pertama dirumuskan oleh pelukis abstrak Belanda dan Rusia, lalu dibangun oleh Frenchmen seperti Le Corbusier. Konsep ini berisi: Pertama, yang tak terbatas, dan meluas bebas segala arah (dalam prakteknya, ditangani seakan ekstensi ke atas dan ke bawah yang yang sangat menarik). Kedua, ruang terukur, ditentukan, struktur tak terlihat dan geometri. Biasanya berbentuk persegi panjang, beberapa bagian diisi dan dikosongkan. Ketiga, ruang arsitektur modern dipahami memiliki hubungan yang sangat istimewa untuk pengamat: baik manusia atau benda, yang bergerak. Dalam satu cara, ruang interior bangunan yang memiliki rangkaian partisi ruang yang tak terbatas oleh pengamat bergerak melalui rute yang ditentukan. Dan ruang yang mengalir dari dalam maupun keluar bangunan. Ruang dalam arsitektur modern tidak mengalir dari pusat-pusat ruang, tapi mengalir dari sudut, ke balkon, sepanjang koridor, ke tangga, dll.

Arsitektur modern memiliki bentuk dan struktur yang tetap. Bagian fisik dari arsitektur modern sebagai pemecahan yang radikal dari sebuah masalah yang fungsional yang tidak dapat hilang sebagai bagian dari estetika yang merupakan manipulasi dari ruang yang tidak terbatas dan terukur dan mengalir.

Bila Anda mencari Jasa Arsitek dan Arsitektur di Semarang, maka Anda dapat menghubungi  EFRATA INTERIOR sebagai perusahaan penyedia layanan jasa arsitek untuk mendesain berbagai keperluan desain bangunan Anda terutama rumah, perumahan, dan villa. Dengan style Bali modern dan sentuhan villa dan resort Bali, akan meningkatkan prestige dari bangunan rumah maupun villa Anda.

 EFRATA INTERIOR
Telp : Denny 62- 85640220094 (WA/ SMS / Tlp)
Email: dennyprawibowo@gmail.com

Leave a comment

Your email address will not be published.