Mencegah Bambu Dari Serangan Rayap? INILAH TIPS NYA !


Bambu kerap digunakan sebagai struktur, dinding, atau lantai rumah, juga kerap digunakan sebagai bahan baku furnitur. Bentuk dan teksturnya yang khas, membuat tumbuhan jenis rumput ini banyak dipilih, karena dinilai lebih artistik.

Namun bambu juga memiliki kekurangan yaitu tak tahan terhadap serbuan rayap. Untuk mencegah rayap menyerang bambu. Efrata, Jasa Arsitek, Arsitektur di Semarang akan membahas beberapa hal yang perlu Anda ketahui berikut ini:

1. Anda bisa mengeluarkan zat glukosa yang digemari rayap dari dalam bambu dengan cairan garam. Bisa dengan merendam bambu ke dalam lumpur sungai. Proses ini memerlukan waktu yang cukup lama, yakni 3 – 6 bulan.

2. Perajin bambu kerap menggunakan minyak tanah atau oli bekas sebagai bahan pengawet.

3. Metode yang dikembangkan sekarang adalah menggunakan borax-boric acid, dengan metode kolam perendaman, vertical soak diffusion (VSD) atau menggunakan injeksi ke setiap batang bambu.

4. Setelah melalui proses pengawetan, bambu dikeringkan. Susun bambu secara vertikal dan terlindung dari sinar matahari. Proses ini bisa memakan waktu dua minggu, tergantung cuaca.

5. Setelah kering, bambu bisa digunakan untuk konstruksi bangunan maupun furnitur.

www.efratainterior.com

Melayani:

EFRATA INTERIOR
Telp : Denny 62- 85640220094 (WA/ SMS / Tlp)
Email: dennyprawibowo@gmail.com

Leave a comment

Your email address will not be published.