Memilih dan Mengolah Bambu Untuk Rumah Anda? BERIKUT ini TIPS nya !


Penggunaan bambu untuk struktur bangunan atau furnitur pelengkap rumah masih jarang digunakan. Padahal bambu memiliki karakteristik yang kuat, bagus, serta murah, sehingga cocok dijadikan bahan baku untuk struktur bangunan atau furnitur.

Jika Anda tertarik membuat bangunan atau furnitur dari bambu, ada baiknya Anda mengetahui cara memilih dan mengolah material bambu yang baik.

Dalam artikel kali ini, Efrata, Jasa Arsitek, Arsitektur di Semarang akan membahas dalam memilih bambu. Berikut ini tipsnya:
1. Bambu yang dipilih harus sudah matang (berusia 4 – 5 tahun). Dari segi fisik terlihat dari warna daun dan kelopak. Jika batang dipukul terdengar bunyi cukup nyaring yang menandakan bambu sudah tua dan kering.

2. Bambu yang matang bisa ditentukan menggunakan alat pengukur kepadatan batang (density test). Alatnya berupa jarum yang ditembakkan ke dalam batang bambu. Hasilnya cukup akurat, tetapi alatnya masih sangat mahal.

3. Bambu matang mempunyai kerapatan daging batang yang baik, sehingga tidak menyebabkan kisut jika sudah kering.

4. Setelah ditebang, sebaiknya bambu didiamkan beberapa hari di atas sebuah alas yang padat dengan posisi tegak, untuk menurunkan semua cairan yang terdapat dalam bambu. Alas ini berfungsi untuk mencegah kelembapan tanah masuk ke batang bambu.

5. Bambu yang sudah dipilih dibersihkan dari kotoran yang melekat pada permukaan batang.

www.efratainterior.com

Melayani:

EFRATA INTERIOR
Telp : Denny 62- 85640220094 (WA/ SMS / Tlp)
Email: dennyprawibowo@gmail.com

Leave a comment

Your email address will not be published.