Cegah Serangan Rayap Sejak Dini, Ini Tips nya !


Salah satu binatang yang sering menjadi gangguan di rumah adalah rayap. Serangga yang hidup berkelompok ini memang memakan kayu dan bahan-bahan yang mengandung selulosa.

Di kota-kota besar, taman-taman dan pepohonan banyak digusur untuk dijadikan bangunan hunian dan perkantoran. Perubahan ini semakin gencar seiring bertambahnya jumlah penduduk.

Konsekuensinya, bahan makanan di alam bebas pun berkurang dan mengubah sasaran rayap ke perumahan. Tidak hanya bagian rumah berbahan kayu, seperti rangka atap, kuda-kuda, pintu, lis jendela, dan perabot rumah tangga yang menjadi santapannya, rayap juga menggerogoti kertas, kain, karpet, dan lainnya.

Ada dua tipe rayap yang umumnya menyerang rumah, yaitu rayap tanah dan rayap kayu. Meskipun sulit terdeteksi, ada tanda-tanda yang bisa menunjukkan bahwa rayap mulai bersemayam di rumah. Gundukan tanah tinggi bisa menunjukkan adanya rayap tanah, sedangkan serbuk-serbuk kayu yang tercecer di sekitar rumah disebabkan oleh rayap kayu.

Jika belum terlalu banyak, rayap dapat dibasmi sendiri dengan menggunakan cairan pembasmi serangga biasa atau khusus rayap. Dengan bantuan kuas, oleskan cairan tersebut di tempat yang terindikasi adanya rayap, sampai rayap hilang.

Biasanya perusahaan tersebut melakukan pembasmian dengan sistem umpan rayap. Umpan ini akan dimakan oleh rayap dan dalam waktu paling lambat tiga bulan, seluruh populasi rayap akan mati. Sistem ini dilakukan dengan umpan yang ramah lingkungan sehingga tidak merusak struktur bangunan maupun mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

Walaupun rayap tidak lagi menjadi gangguan, diharapkan agar Anda tetap memantau kondisi rumah sehingga ketika ada indikasi kembalinya rayap, keberadaannya dapat segera ditangani.

Efrata, Jasa Arsitek, Arsitektur di Semarang akan membahas bagaimana mencegah Serangan Rayap
Anda dapat mencegah keberadaan rayap dengan memperhatikan hal-hal berikut. Begitu ada rayap terdeteksi, segera kontak perusahaan pembasmi rayap.

Hal-hal yang perlu dilakukan agar tidak terjadi serangan rayap:

  • Sanitasi atau kebersihan setiap ruangan dalam rumah harus diperhatikan dan dijaga.
  • Bila ada retakan pada dinding, secepatnya ditutup dengan semen.
  • Berikan jarak antara perabot rumah tangga yang terbuat dari kayu dengan dinding atau lantai.
  • Membuang kardus-kardus dan kertas-kertas yang tidak terpakai, termasuk yang telah disisihkan ke dalam gudang.

Sementara, area yang perlu diperiksa, antara lain:

  • Lantai kayu dalam kamar utama.
  • Retakan pada dinding, pintu, dan lis jendela di setiap ruangan.
  • Bagian bawah wastafel kamar mandi.
  • Lemari kitchen set.
  • Lantai, dinding, bagian antara jendela dan kaca, dan pintu gudang.

www.efratainterior.com

Melayani:

EFRATA INTERIOR
Telp : Denny 62- 85640220094 (WA/ SMS / Tlp)
Email: dennyprawibowo@gmail.com

Leave a comment

Your email address will not be published.