Karya Anak Bangsa Yang Megah dan Kokoh


Di balik sebuah karya bangunan yang hebat, terdapat jasa arsitek, arsitektur di Semarang handal. Dari zaman penjajahan Belanda sampai sekarang, banyak bangunan-bangunan terkenal masih tampak megah dan kokoh yang  dibuat sendiri oleh anak bangsa yang dapat menginspirasi kita, seperti :

Gelora Bung Karno

jakarta-city

Gelora Bung Karno atau GBK adalah salah satu karya Frederich Silaban, beliau adalah putra sumatera utara yang pendidikan formalnya hanya setingkat STM (Sekolah Teknik Menengah) tapi karyanya tidak jauh beda dengan karya-karya anak bangsa yang pendidikannya di atas beliau, dan beliau juga mendapatkan penghargaan berupa Tanda Kehormatan Bintang Jasa Sipil dari pemerintah.

 

Museum Tsunami Aceh

bangunan-museum-tsunami-aceh

Museum tsunami, Banda Aceh, Selasa (4/8). . SERAMBI/M ANSHAR

Ridwan Kamil, Siapa yang tidak kenal? Pria yang kerap disapa Kang Emil ini adalah walikota Bandung yang dikenal dengan kemahirannya menata kota Bandung. Sebelum ia memulai karir politik, Kang Emil telah dikenal sebagai salah satu arsitek terbaik di Indonesia,  ia merupakan satu-satunya orang Indonesia yang mendapatkan penghargaan Urban Leadership Award dari University of Pennsylvania dan beliau telah menghasilkan banyak karya terkenal salah satunya adalah Museum Tsunami Aceh yang menjadi ikon kota Banda Aceh yang membanggakan bangsa Indonesia. Ia merupakan satu-satunya orang Indonesia yang mendapatkan penghargaan Urban Leadership Award dari University of Pennsylvania.

 

Rumah Tinggal The Bo Djwan

lbt-1b

arsitek kelahiran Semarang, yaitu Liem Bwan Tjie merupakan arsitek kebanggan Kota Malang yang menjadi generasi pertama arsitek Indonesia lulusan Belanda,pada masanya Ia dipercaya untuk mendesain rumah-rumah kalangan elit dan kaya di Indonesia, salah satunya rumah tinggal bangsawan bernama  the bo djwan. Bahkan ia tercatat sebagai salah seorang penggagas Ikatan Arsitek Indonesia (I.A.I.)

 

Gedung MPR / DPR Indonesia

113030 gedung-mpr-ri

Bangunan dengan atap berbentuk kepakan sayap burung garuda ini menandai ekskalasi gerakan politik presiden Soekarno, gedung yang berada di kawasan Senayan, Jakarta merupakan karya Soejoedi Wirjoatmodjo yang terkenal. Soejoedi senantiasa bekerja sama dengan Ir. Sutami, seorang teknisi muda yang handal dalam menghitung konstruksi bangunan.

Kemenangan rancangan Soejoedi sangat dibantu dengan pembuatan maket yang melengkapi gambar rancangannya. Presiden Soekarno sendiri menilai rancangan kelompok Soejoedi memiliki beberapa keunggulan, yaitu bentuknya yang inovatif dan untuk kondisi saat itu rancangan bangunan tersebut bisa dibanggakan di forum internasional, beliau juga berperan dalam pembangunan Gedung Sekretariat ASEAN, Gedung Kedubes Perancis di Jakarta.

 

Monumen Jogja Kembali 

monumen-jogja-kembali monumen-jogja-kembali_1

Slamet Wirasonjaya merupakan salah satu Guru Besar Arsitektur ITB, Karyanya yang terkenal dan kini masih berdiri tegak adalah Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat (MPRJB), Monumen Jogja Kembali (Monjali), Perpustakaan Pusat ITB, dan Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB.

Ibarat membangun rumah, kita seharusnya mempersiapkan konsep rancang bangun yang tepat untuk kehidupan kita. Kita harus menjadi seorang “arsitek” atas nasib kita sendiri. Tak salah memang, berkaca pada mereka yang sudah sangat berhasil. Kualitas arsitek di indonesia pun tak kalah hebatnya dengan kualitas arsitek di luar negeri, dalam aktivitas kerjanya, jasa arsitek, arsitektur di Semarang akan turun langsung ke lokasi perencanaan, bertemu dengan penduduk sekitar lahan garapan, dan menimbang-nimbang desain yang sesuai dengan konteks lingkungan. Sehingga dalam mendesain, arsitek dapat memutuskan kepentingan mana yang akan tertuang dalam produk perencanaan, Secara mikro, posisi jasa arsitek, arsitektur di Semarang sangatlah strategis, karena hasil rancangan akan terealisasi langsung dalam pembangunan.

 EFRATA INTERIOR
Telp : Denny 62- 85640220094 (WA/ SMS / Tlp)
Email: dennyprawibowo@gmail.com

Leave a comment

Your email address will not be published.