Interior Ruang Keluarga Impian Semua Keluarga Baru


Interior Desain Semarang – Bagi keluarga baru, momen bersantai bersama anggota keluarga di rumah adalah yang paling dinantikan. Salah satu ruangan yang tepat untuk berkumpul adalah ruang keluarga. Oleh karena itu, interior ruang keluarga harus dibuat senyaman mungkin meski ukurannya mungil.

Interior ruang keluarga ini tidak hanya harus disesuaikan dengan konsep rumah secara keseluruhan, melainkan juga disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anggota keluarga. Jangan sampai ada anggota keluarga yang merasa kurang nyaman dengan interior ruang keluarga tersebut.

Untuk memudahkan kamu sekeluarga dalam menentukan interior ruang keluarga mungil, mari simak inspirasi berikut ini :

1. Interior ruang keluarga bergaya modern

Di tengah era modern ini, gaya yang paling mudah diterapkan adalah interior ruang keluarga bergaya modern. Ruang keluarga ini didominasi dengan warna netral seperti putih dan abu-abu. Bagian lantainya menggunakan lapisan kayu dan karpet agar terasa semakin hangat.

Untuk menghemat tempat, gunakanlah TV LED yang digantung pada dinding. Sebagai dekorasi, cukup letakkan beberapa pot tanaman hias daun di sudut ruangan agar interior ruang keluarga tidak terlalu sumpek.

2. Interior ruang keluarga dengan sentuhan pink

Ruang keluarga yang berukuran mungil akan terlihat cantik dan luas jika menggunakan warna-warna cerah seperti putih dan pink. Bagi yang tidak ingin interior ruang keluarga ini terlihat terlalu mencolok, sebaiknya gunakan warna putih untuk dinding dan area jendela. Lalu gunakan warna pink sebagai aksen pada pelapis sofa atau bantal-bantal dekorasi. Tidak terlalu mencolok atau pun girly, kan?

3. Interior ruang keluarga bergaya eklektik nan elegan

Gaya eklektik ternyata juga bisa tampil elegan di dalam ruang keluarga mungil loh. Agar tidak membuat interior ruang keluarga terlihat sumpek, kamu bisa menyingkirkan segala macam dekorasi yang biasanya banyak digunakan pada gaya eklektik.

Sebagai gantinya, gunakan sofa atau kursi dengan beragam motif dan warna yang nyeleneh. Jangan lupa tambahkan karpet berbentuk unik. Jika kamu berminat menggunakan dekorasi, sebaiknya pilihlah dekorasi vas bunga berukuran sedang atau patung bernuansa eksotis.

4. Interior ruang keluarga yang digabungkan dengan ruang kerja

Rumah yang lahannya benar-benar terbatas memang agak menyulitkan untuk didekorasi sesuai dengan keinginan. Untuk mengakali ini, menggabungkan dua ruang ke dalam satu area sebenarnya sah-sah saja. Misalnya saja seperti ruang keluarga yang digabungkan dengan ruang kerja, atau ruang keluarga menyatu dengan ruang makan.

Untuk membatasi area tersebut, gunakan pilihan karpet pada interior ruang keluarga sedangkan lantai ruang kerja dibiarkan menggunakan keramik saja. Saat berkumpul di ruang keluarga, jangan biarkan pikiran tentang pekerjaan mengganggumu ya. Nikmatilah waktu bersama keluargamu dengan santai!

5. Interior ruang keluarga di loteng

Selama ini, area loteng sering disepelekan dan berakhir menjadi lokasi penyimpanan barang-barang bekas saja. Padahal jika dibiarkan begitu saja tanpa perawatan yang jelas, area loteng ini bisa menjadi sarang untuk tikus, menjadi lembap, kemudian menciptakan lingkungan yang tidak sehat untuk anggota keluarga.

Nah daripada loteng ini menjadi sarang yang nyaman bagi tikus, lebih baik diubah menjadi sarang yang nyaman untuk keluargamu. Interior ruang keluarga pada area loteng ini tidak perlu terlalu rumit. Cukup letakkan sofa yang nyaman dan berikan penerangan yang cukup. Kalian sekeluarga bisa mengobrol santai atau sekadar membaca buku di tempat ini.

6. Interior ruang keluarga dengan garis vertikal

Dalam dunia interior, garis vertikal memberikan ilusi mata yang kuat di dalam interior ruang keluarga mungil, terutama yang memiliki langit-langit rendah. Garis-garis vertikal ini dipercaya akan membuat ruangan mungil terlihat lebih tinggi dari aslinya.

Kamu bisa menggunakan garis-garis vertikal ini pada saat pemilihan wallpaper atau wall covering. Agar hasilnya lebih maksimal, pilihlah garis-garis dengan warna cerah seperti kuning, hijau, putih, dan biru. Kemudian serasikan warna tersebut dengan bantal-bantal sofa.

7. Interior ruang keluarga yang sederhana

Bagi keluarga baru yang mengutamakan fungsi pada interior ruang keluarga, tentu tidak akan ambil pusing saat menghiasnya. Furnitur yang wajib ada di ruang keluarga ini hanya meja kopi dan sofa empuk. Yang penting kebersamaan dengan anggota keluarga, bukan?

8. Interior ruang keluarga dengan nuansa abu-abu

Warna abu-abu bisa menciptakan suasana yang sejuk sehingga cocok untuk interior ruang keluarga mungil yang seringkali terasa pengap. Agar suasananya tidak terlalu suram, sebaiknya gunakan warna abu-abu pada satu sisi dinding saja dan pada sofa. Selebihnya, aplikasikan perpaduan warna terang seperti kuning dan putih.

 

9. Interior ruang keluarga bergaya bohemian modern

Interior ruang keluarga atau desain apartemen bergaya bohemian modern cocok untuk keluarga baru yang ceria dan penuh semangat. Warna-warna cerahnya akan membuat interior ruang keluarga lebih hidup.

Beberapa unsur yang harus dihadirkan dalam ruang keluarga gaya bohemian modern adalah karpet dengan rumbai di bagian ujungnya, bantal warna-warni, throw blanket dari bulu sintetis, bahkan Mandala tapestry.

10. Interior ruang keluarga minimalis

Interior ruang keluarga bergaya minimalis adalah favorit dari mayoritas masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tinggal di rumah berukuran mungil. Penggunaan furniturnya cukup sederhana, memiliki garis tegas tanpa ukiran atau bentuk yang rumit.

Ruangan pun akan terasa lebih lega. Warna-warna yang digunakan pada interior ruang keluarga bergaya minimalis ini netral seperti hitam, putih, abu-abu, dan terkadang cokelat. Cocok untuk seluruh anggota keluarga.

11. Interior ruang keluarga bergaya vintage

Interior ruang keluarga berikutnya bergaya vintage yang cocok untuk kamu pecinta suasana jadul. Gunakan warna-warna lembut seperti hijau toska dan putih untuk menata ruang tamu ala vintage. Setelah itu, letakkanlah beberapa furnitur kayu. Ruang keluarga bergaya vintage ini cocok untuk bersantai sambil menikmati secangkir teh hangat dengan beberapa camilan.

12. Interior ruang keluarga semi outdoor

Ruang keluarga tidak selamanya harus di dalam rumah loh. Misalnya saja ruang keluarga yang menempati area semi outdoor seperti ini. Beralaskan bebatuan dan beratapkan dinding batu bata, interior ruang keluarga yang satu ini cukup fierce berkat dominasi warna merah.

Waktu berkumpul di pagi atau malam hari akan terasa sama nyamannya. Pada pagi hari kamu bisa menikmati sinar matahari, pada malam hari kamu bisa menikmati sejuknya angin malam.

13. Interior ruang keluarga bergaya Skandinavia

Salah satu alasan mengapa interior bergaya Skandinavia cocok untuk ruangan berukuran mungil adalah penggunaan furnitur yang begitu sederhana dan alami. Nuansa interior ruang keluarga yang serba putih ini terlihat selaras dengan furnitur dari kayu dan dekorasi tanaman hias. Bersantai bersama keluarga di sini jadi semakin nyaman!

Dari ketiga belas inspirasi interior ruang keluarga tadi, kira-kira nomor berapa yang cocok untuk kamu dan keluarga berkumpul? Jangan lupa, kalau kamu kebingungan menata interior rumahmu, ada tim desain interior Semarang yang siap membantu!